Sabtu, 05 Mei 2012

Conditional Sentence


Conditional Sentence
Conditional Sentence merupakan kalimat yang berupa pengandaian yang menggunakan kata "if"

Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. 

Conditional yang paling umum adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga if-clauses.

Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta.

Unreal Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.

Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III, digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional, digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar.

Catatan: Jika  klausa "if" diletakkan di awal kalimat, kita harus menggunakan "koma". Sebaliknya jika klausa "if" berada di belakang, maka tidak perlu ada koma

Conditional atau pengandaian memiliki 3 bentuk :
1. Future Conditional (Conditional Type 1)
    Pengandaian ini menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi pada waktu mendatang  
    ataupun   sekarang, jika syarat / kondisi tertentu terpenuhi.
  
  Rumus Conditional Type 1:
If + Subject +  present simple + subject +  modals (will, can, may, must ) V1 (simple form)
contoh : If have money I will buy a new car

   If + Subject+ Simple present ... + subject + simple-present
contoh : If he has enough time, John usually walks to school.

   If + Subject + simple present ...+ command form
contoh : If you go to the post office, please mail this letter for me !

2. Unreal Present (Conditional Type 2)
Pengandaian ini menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang ada atau terjadi sekarang.


If + subject + simple past + subject + modals (would, could, might) V1 (Simple Form)

contoh : If  I had time, I would go to the beach with yaou this weekend
            ( Saya tidak punya waktu sehingga saya tidak bisa pergi )
             He would tell you about it if he *were here
           ( dia akan mengatakan jika dia berada disini, artinya karena dia tidak ada disini
             dia tidak mengatakannya/ because he is not here he doesn't tell you about it.)

* untuk if-clause dalam bentuk ini hanya tobe "were" yang dipergunakan untuk semua subject.
if pada conditional type 2 ini dapat dihilangkan yaitu dengan penggunaan pola inversi :


Were + subject + Adj/Noun + subject + modal (would, could, might) + V1

contoh : Were I John I would not forgive you.
(kalau saja saya itu si john saya tak akan memaafkan kamu; kenyataannya saya
  bukan john jadi saya memaafkan kamu / I'm not John so I forgive you).


3. Unreal Past (Conditional Type 3)
Pengandaian ini menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang telah terjadi (lampau).

Rumus Cionditional Type 3:
If + Subject + Past Perfect ... subject + modals ( would, could, might) + have V3
contoh :
1. If we had known that yaur were there, we would have written yaou letter.
(kalau saja kami tahu kamu berada disana, kami sudah mengirim surat padamu;
  yang bermakna bahwa kami tidak mengirim surat karena kami tidak tahu kamu
  berada di sana / I did not know that you were there so I didn't write you a letter.
 2. He would tell you about it if he were here.
 3. If he didn't speak so quickly, you could understand him.

Bentuk inversi (tanpa "IF") untuk pola ini :
Had + subject + V3...subject + modals (would, caould, might) + have V3
kalimat diatas bila ditulis inversinya menjadi :
Had we known that you were there, we would have written you a letter.
tanpa mengubah makna maupun arti.

Note :
unless = if not
you wouldn't have won unless I had helped you = you wouldn't have won if I had not helped you.
kamu tidak akan menang jika saya tidak menolongmu
Yang berarti karena saya menolongmu, kamu menang (because I helped you, you won)

Contoh conditional sentence dengan "If" :
1. Bila diikuti kata kerja (Verb) :
a. Type 1  : If Marry invite me, I will come (present)
    Type II : If Marry invited me, I would come (past)
    it means : Marry doesn't invite me so I don't come (present) (-)

    Type III : If Marry had invited me, I would have come (Past Perfect)
    It means : Marry didn't invite me, so I didn't come.( Past)

2. Noun (Benda)
b. Type I  : If I have wings, I will fly in the sky (present)
     Type II: If I had wings, I would fly in the sky(Past)
     it means : I don't have wings, so I don't fly in the sky (Present)(-)
   
     Type III : If I had had wings, I would have flown in the sky (Past Perfect)
     It means : I didn't have wings so I didn't fly in the sky (Past)

3. Bila diikuti kata sifat / kata keterangan
c. Type I  : If I am sick, I will see a doctor
    Type II : if I were sick, I would see a doctor
    it means : I wasn't sick, so I don't see a doctor
    Type III : If I had been sick, I would have seen a doctor
    it means : I wasn't sick, so I didn't see a doctor


CONDITIONAL SENTENCE
1.   Pengertian Conditional Sentence
Conditional Sentence merupakan kalimat yang berupa pengandaian yang menggunakan kata "if"

Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. 

Conditional yang paling umum adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga if-clauses.

Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta.

Unreal Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.

Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III, digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional, digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar.

Catatan: Jika  klausa "if" diletakkan di awal kalimat, kita harus menggunakan "koma". Sebaliknya jika klausa "if" berada di belakang, maka tidak perlu ada koma.

2.   Bentuk-bentuk Conditional Sentence:

a.    Future Conditional ( Conditional Type 1)
b.   Unreal Present (Conditional type 2)
c.    Unreal Past (Conditional Type 3)
Adapun Conditional Sentence yang akan kami bahas yaitu Conditional Sentence Type 2
3.   Unreal Present (Conditional Type 2)
Conditional Sentences Type 2 digunakan untuk menyatakan suatu tindakan yang berlawanan dengan kenyataan saat ini. Pengandaian ini menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang ada atau terjadi sekarang.
kalimat pengadaian terdiri dari dua klausa yaitu main clause (klausa induk) dan subclause (klausa anak). pada Subclause biasanya menggunakan konjungsi if (jika), provided that )asalkan), on condition that (dengan syarat), atau unless (kecuali). anak kalimat dapat mendahului induk kalimat atau sebagainya.

Pola dasar
* main clause          = past future
* Sub clause            = simple past
* Reality                 = simple present



Example:
a.     I would pass the exam if I studied hard
MC= S past future                 IF C= simple past
Fakta : I don’t study hard

b.    If I had  much money,    I would buy a new motor bike
IF C= simple past,   MC= S past future         
Fakta: I don’t have much money

Formula :

If + subject + simple past + subject + modals (would, could, might) V1 (Simple Form)

contoh lain : If  I had time, I would go to the beach with you this weekend
                     ( Saya tidak punya waktu sehingga saya tidak bisa pergi )
                    He would tell you about it if he *were here
                    ( dia akan mengatakan jika dia berada disini, artinya karena dia tidak ada disini
                    dia tidak mengatakannya/ because he is not here he doesn't tell you about it.)

* untuk if-clause dalam bentuk ini hanya tobe "were" yang dipergunakan untuk semua subject.
if pada conditional type 2 ini dapat dihilangkan yaitu dengan penggunaan pola inversi :
Were + subject + Adj/Noun + subject + modal (would, could, might) + V1
contoh : Were I John I would not forgive you.
(kalau saja saya itu si john saya tak akan memaafkan kamu; kenyataannya saya
  bukan john jadi saya memaafkan kamu / I'm not John so I forgive you).

QUESTION


QUESTION

Ada dua jenis kalimat tanya yaitu : yes/no Question dan information Question. Yes/No Question adalah kalimat tanya yang dijawab oleh “yes” atau “no”. Information Question adalah kalimat tanya yang di jawab oleh suatu informasi.
1.      Yes/No Question
Kalimat pertanyaan ini selalu di awali oleh kata bantu (auxilary). Dalam bahasa Indonesia di awali oleh kata “apakah”. Yang termasuk kata bantu adalah do, does, did, have, has, had, will, cam, must, should, may, be,dll.
a.       Jika dalalm kalimat tersebut terdapat kata bantu HAVE, HAS, HAD, MODAL AUXILARY (CAN,MAY,MUST,WILL,etc), letakan kata tersebut di awal kalimat tanya.
b.      Jika tidak ada, pasti akan terdapat kata kerja. Maka pilih kata bantu Do jika V1, pilih DOES jika V + s/es, pilih DID jika V2, untuk diletakan di depan kalimat tanya.
c.       Jika kata kerja pun tidak ada, maka pilihlah BE untuk diletakan di depan kalimat tanya tersebut.
d.      Khusus untuk kalimat yang mengandung kata “sedang” maka BE + S + V-ing.
Example :
1.      Apakah kamu dapat membaca ? (ada modal CAN)
Can you Read ?
2.      Apakah tuti sudah makan ? (ada kata sudah HAVE/HAS)
Has tuti eaten ? (setelah HAVE/HAS/HAD/diikuti V3)
3.      Apakah mereka kenal dengan mu ? (tidak ada modal + sudah, tapi ada verb)
Do they know you ?
4.      Apakah budi di rumah sekarang  ? (tidak ada modal + sudah + verb)
Is budi at home now ?

2.      Information Question
Kalimat tanya informasi, selalu diawali oleh kata tanya (question word). Pembuatan kalimat tanyanya sama seperti Yes/No Question, hanya tambahkan kata tanya di depannya.
Berikut ini adalah kata-kata tanya yang perlu diketahui :
When
= Kapan
Where
= Dimana
Why
= Kenapa
How
= Bagaimana/
How much
= Berapa harga

    Naik apa

= Baerapa banyak
How many
= Berapa banyak
How old
= Berapa umur
How long
= Berapa lama
How many times
= Berapa kali
How far
= Berapa jauh
Whom
= Siapa (object)
Whose
= Punya siapa
What time
= Jam berapa
What colour
= Warna apa
which
= Yang mana
what
= Apa
What...look like
= Seperti apa


What ..like
= Seperti apa


What kind of
= Jenis apa













                                                                                                         

*Sekian semoga dapat bermanfaat



SMK NEGERI I CIANJUR
XI AKUNTANSI I
ANWAR SOLEHUDIN

IRRAGULAR VERBS


IRRAGULAR VERBS

Irragular verb merupakan kata kerja yang setiap form nya berubah-ubah tergantung dari penggunaannya (pada saat kapan digunakan).

SIMPLE FORM
PAST FORM
PAST PARTICIPLE
MEANING
Begin
Began
Begun
Mulai
Bite
Bit
Bitten
Menggigit
Break
Broke
Broken
Merusak
Bring
Brought
Brought
Membawa
Build
Built
Built
Membangun
Buy
Bought
Bought
Membeli
Come
Came
Come
Datang
Cut
Cut
Cut
Memotong
Do
Did
Done
Mengerjakan
Drink
Drank
Drunk
Minum
Eat
Ate
Eaten
Makan
Fall
Fell
Fallen
Jatuh
Feed
Fed
Fed
Memberi makan
Feel
Felt
Felt
Merasa
Find
Found
Found
Menemukan
Fly
Flew
Flown
Terbang
Forget
Forgot
Forgotten
Lupa
Forgive
Forgave
Forgiven
Memaafkan
Freeze
Froze
Frozen
Membeku
Get
Got
Gotten
Mendapat
Give
Gave
Given
Memberi
Go
Went
Gone
Pergi
Have
Had
Had
Mempunyai
Hear
Heard
Heard
Mendengar
Know
Knew
Known
Mengetahui
Meet
Met
Met
Bertemu
Make
Made
Made
Membuat
Read
Read
Read
Membaca
Run
Ran
Run
Berlari
See
Saw
Seen
Melihat
Sell
Sold
Sold
Menjual
Send
Sent
Sent
Mengirim
Sing
Sang
Sung
Bernyanyi
Sleep
Slept
Slept
Tidur
Speak
Spoke
Spoken
Berbicara
Spend
Spent
Spent
Menghabiskan
Stand
Stood
Stood
Berdiri
Steal
Stole
Stolen
Mencuri
Swear
Swore
Sworn
Bersumpah
Swim
Swam
Swum
Berenang
Take
Took
Taken
Mengambil
Teach
Tought
Tought
Mengajar
Tell
Told
Told
Mengatakan
Throw
Threw
Thrown
Melempar
Understand
Understood
Understood
Mengerti
wear
wore
worn
Memakai baju
Win
Won
Won
Menang
Write
wrote
Written
Menulis
Sweep
Swept
Swept
Menyapu





*Sekian semoga dapat bermanfaat



SMK NEGERI I CIANJUR
XI AKUNTANSI I
ANWAR SOLEHUDIN